Langsung ke konten utama

Tentang Syukur

Assalamu'alaikum sobat...

Wah, udah lama nih saya nggak nulis  di blog ini. Padahal seinget saya, dulu pernah bikin komitmen untuk nulis tiap minggu sekali. Ya, gimana ya... Rasanya emang sangat berat. Kemarin soalnya ada aja kemageran tanggung jawab lain yang harus diselesaikan.

Nah, disamping itu hari ini saya juga melanggar komitmen saya yang lain. Tadi pagi saya nggak sengaja ketiduran niih... Doain ya, semoga kejadian kayak tadi pagi nggak terulang lagi. Kan, katanya kalo pengen membentuk habit, hal yang sama harus dilakukan 21 hari berturut-turut tanpa putus. Ya gak???

Siip lah, semoga kedepannya bisa diperbaiki lagi ya...

Nah, temen-temen... Sekarang kan musim hujan nih... Ada nggak sih hal yang bikin temen-temen sebel terutama pas musim hujan kayak gini? Kalo saya sih, ya yang pasti hujan itu sendiri. La gimana coba, pas udah di planning mau ke sini mau ke situ jam segini jam segitu, eehhh... Tiba-tiba hujan. Kesel lah ya pastinya...



Tapi loh sob, kalo dipikir-pikir lagi, kesel yang kita luapkan baik lewat ucapan maupun perilaku ini sangat - sangat nggak berfaedah lho. Malahan bisa jadi, luapan kita ini justru mendatangkan masalah baru. Emang pernah po, pas kita ngeluh-ngeluh gitu hujannya bakal berhenti? nggak juga kan??? Kecuali ya kalo ngeluhnya sama Allah sih... Ini baru bener...

Nah, di sisi lain nih... Kalo kita memilih buat bersyukur karena masalah yang kita alamin, kebaikan-kebaikan pasti akan datang ke kita. Klise banget yak???

Tapi beneran lho sob, kalo kita balik lagi ke masalah hujan tadi, harusnya kita sangat bersyukur karena turunnya hujan tadi. Coba deh bandingin pas turun hujan dan pas nggak turun hujan. Mungkin ya, pas hujan kita cuma nggak bisa ngelanjutin kegiatan kita yang sifatnya outdoor. Tapi bandingin jika kita nggak pernah ada hujan. Mungkin ada beberapa dari temen-temen yang pernah ngrasain kalo air dirumahnya terbatas karena sumur-sumur sudah mulai kering. Susahnya berlipat kan ya kalo susah ari gitu... belum lagi kalau kita berkaca ke negara afrika sana, bahkan untuk minum pun susah sangat. Gimana coba???

Mungkin ego juga menjadi salah satu pintu penyebab kenapa kita sering mengeluh ya. Coba di renungkan, mungkin kita rugi karena dengan hujan, mobilitas kita jadi terhambat. Tapi siapa yang tau diluar sana masih ada orang yang menggatungkan hujan untuk keperluan sehari-harinya. Mungkin kita rugi karena dengan hujan, kita yang sedang di perjalanan harus menunda untuk berenak-enak di tempat tidur dan menunggu hujan usai. Tapi siapa yang tau di luar sana banyak orang bahagia karena sumurnya kembali terisi dan ia tak perlu lagi bersusah-susah berjalan jauh demi mendapatkan air. Ya, begitulah hujan... Kadang kita tak sadar bahwa dengan hujan ini Allah memberikan penghidupan-penghidupan kepada makhluk-Nya...

Pantas ada doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika hujan yang artinya
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1695-turun-hujan-berdoa.html

”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]” (HR. Bukhari No, 1032)

Saya kasih satu tips lagi nih sob, pas hujan. Dibandingkan kita ngeluh-ngeluh nggak jelas, mending kita banyak-banyak berdoa. Berdoa buat kebaikan kita, kebaikan orang tua kita, dan kebaikan saudara-saudara kita. Utama juga nih kebaikan buat negara kita yang insya allah tahun ini memiliki agenda yang dahsyat. Kan janji Allah doa kita akan mustajab ketika kita berdoa pas turun hujan.

“Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR Al Hakim dan Al Baihaqi)

Intinya sih, di kesmpatan kali ini saya ingin intropeksi diri lagi bahwa semua kejadian itu punya hak untuk disyukuri dan dikesali. Itu tergantung kita memilih hak yang mana yang kita penuhi. Idealnya sih, orang tentu berpikir untuk selalu menggunakan hak bersyukur. Dengan bersyukur maka yang berikutnya muncul adalah nikmat. Tapi berkaca pada realita, justru lebih banyak yang mengeluh. Enttah alasan apa yang membuat kita menjadi seperti itu...

Berfikirlah, maka hikmah akan muncul dan syukur akan membuntuti.

Sekian sobat...
Semoga ini bisa memberikan manfaat pada kita semua...

Wassalamualaikum sobat...
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1695-turun-hujan-berdoa.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Densitas Waktu

Assalamualaikum sobat... Beberapa waktu lalu saya sempat dapet nasihat dari grup WhatsApp. Judulnya fantastis sekali. Densitas waktu katanya. Istilah yang sepertinya baru pertama kali saya dengar. Jokes nya sih katanya yang nulis pasti anak dari jurusan MIPA. Tapi terlepas dari itu judulnya emang keren sih... Densitas secara lebih sederhana memiliki makna kerapatan. Kalau temen-temen pernah belajar kimia pasti tahu yang namanya tabel periodik. Di baris ke-3 kolom ke-13, temen-temen pasti bakal nemuin atom no 13. Yup, namanya aluminium. Alumunium ini memiliki massa jenis 2700 kilogram tiap meter kubiknya. Artinya ketika temen-temen memiliki kubus aluminium berukuran 1 m x 1 m x 1 m, massanya pasti ada di kisaran 2700 kilogram. Berbeda dengan atom yang ke-79. Kalau dalam tabel periodik pasti temen-temen bakal ketemu tulisan Au. Yoi, aurum atau kita lebih familiar dengan sebutan emas. Dalam ukuran yang sama dengan Alumunium tadi, ia akan memiliki massa 19300 kilogram. Walaupun ...

Melawan Lelah

Assalamualaikum sobat... Rasa lelah adalah fitrah. Untuk itu Allah dengan kasih sayangnya menciptakan tidur dalam rangkaian hidup manusia.