Assalamualaikum sobat...
Rasa lelah adalah fitrah. Untuk itu Allah dengan kasih sayangnya menciptakan tidur dalam rangkaian hidup manusia.
Rasa lelah tentu kerap muncul dari dalam diri kita. Lelah baik jasmani dan rohani bagaikan paku yang membuat mobil enggan untuk melewatinya. Namun, sejatinya bukan lelah yang membuat kita enggan. Ketika kita lelah dan kita mengeluh karena lelah yang kita alami itu, itulah yang menyebabkan kita enggan.
Bagaikan menyingkirkan kumpulan paku, mengeluh akan membuat jalan kita terhalangi oleh satu paku tersebut. Tentu bukan suatu masalah jika kita menginjak banyak paku yang disusun rapat. Akan tetapi ketika keluhan kita membuat paku lain tersingkir dan menyisakan sebuah paku, tentu kita akan merasa kesakitan tertancap paku tersebut.
Allah Swt memang menerangkan bahwa manusia diciptakan berkeluh kesah. Akan tetapi, disitu diterangkan "Kecuali orang yang sholat". Bersyukur seharusnya dilakukan oleh kaum muslim, dimana Allah menjadikan shalat kita sebagai obat dari lelah yang kita alami, dan pencegah munculnya keluhan dalam diri seorang muslim.
Shalat adalah obat. Obat dari rasa lelah, obat dari segala masalah yang kita hadapi. Momentum shalat membuat diri kita dapat berkomunikasi dengan Allah dengan hati yang tenang dan khusyu. Keluh kesah sudah seharusnya kita salurkan kepada Sang Maha Pendengar pada waktu ini.
Ya, bukan lelah yang membuat kita enggan. Akan tetapi keluhanlah yang membuat kita malas. Maka lawanlah itu dengan menunaikan shalat.
Rasa lelah adalah fitrah. Untuk itu Allah dengan kasih sayangnya menciptakan tidur dalam rangkaian hidup manusia.
Rasa lelah tentu kerap muncul dari dalam diri kita. Lelah baik jasmani dan rohani bagaikan paku yang membuat mobil enggan untuk melewatinya. Namun, sejatinya bukan lelah yang membuat kita enggan. Ketika kita lelah dan kita mengeluh karena lelah yang kita alami itu, itulah yang menyebabkan kita enggan.
Bagaikan menyingkirkan kumpulan paku, mengeluh akan membuat jalan kita terhalangi oleh satu paku tersebut. Tentu bukan suatu masalah jika kita menginjak banyak paku yang disusun rapat. Akan tetapi ketika keluhan kita membuat paku lain tersingkir dan menyisakan sebuah paku, tentu kita akan merasa kesakitan tertancap paku tersebut.
Allah Swt memang menerangkan bahwa manusia diciptakan berkeluh kesah. Akan tetapi, disitu diterangkan "Kecuali orang yang sholat". Bersyukur seharusnya dilakukan oleh kaum muslim, dimana Allah menjadikan shalat kita sebagai obat dari lelah yang kita alami, dan pencegah munculnya keluhan dalam diri seorang muslim.
Shalat adalah obat. Obat dari rasa lelah, obat dari segala masalah yang kita hadapi. Momentum shalat membuat diri kita dapat berkomunikasi dengan Allah dengan hati yang tenang dan khusyu. Keluh kesah sudah seharusnya kita salurkan kepada Sang Maha Pendengar pada waktu ini.
Ya, bukan lelah yang membuat kita enggan. Akan tetapi keluhanlah yang membuat kita malas. Maka lawanlah itu dengan menunaikan shalat.

Komentar
Posting Komentar